(Sidea, Pematangsiantar) – Suasana suka cita mewarnai aula Panti Asuhan (PA) Bumi Keselamatan Margarita (BKM), Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Silau Malaha Blok Songo, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, (Sumut), Jumat (26/12/2025). Ratusan anak – anak dari lima panti asuhan dari Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun menikmati perayaan Natal pada hari tersebut.
Perayaan Natal anak-anak panti asuhan tersebut diselenggarakan Panti Anak Remaja Siantar Simalungun (PARSSI). Perayaan Natal yang mengusung tema "Bersinar bagi Kristus dan Menjadi Terang bagi Dunia" tersebut juga dihadiri anak-anak asuh dari PA Asuhan Elim, PA BKM, PA Asuhan St Pius IX, PA Asuhan Mamre dan PA Zarfat.
Anak-anak panti asuhan tersebut juga bertambah gembira, sebab perayaan Natal tersebut turut dihadiri Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mantan Bupati Simalungun, JR Saragih, Ephorus GKPS, Pdt John Christian, MSc dan Sekjen GKPS, Pdt Dr Janhotner Saragih.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny Darmawati Anton Ahmad Saragih dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Simalungun, Ny Yulince Anda Simamora.
Perayaan Natal tersebut dimeriahkan dengan penampilan vocal grup dan tarian anak-anak panti asuhan. Sedangkan ibadah Natal diisi dengan liturgi (pembacaan ayat-ayat Alkitab dan refleksi). Anak-anak asuh tampak sangat bersuka cita bisa menunjukkan berbagai kreativitas seni mereka pada perayaan Natal tersebut.
Ketua Panitia Natal PARSSI Kota Pematangsiantar, Pdt Evelin Suminar Idayanti pada kesempatan tersebut mengatakan, perayaan Natal anak-anak panti asuhan tersebut memiliki makna penting memberikan kesempatan bagi anak-anak asuh merayakan suka cita menyambut Natal. Melalui perayaan Natal, anak-anak asuh juga bisa menampilkan potensi dan kreasi mereka, khususnya di bidang seni.
“Suka cita Natal juga semakin dirasakan anak-anak asuh karena perayaan Natal ini turut dihadiri para tokoh agama dan pimpinan Simalungun. Kami berharap, perayaan Natal ini memberi semangat kepada anak-anak asuh,”katanya.
Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih pada kesempatan itu mengatakan, perayaan Natal tersebut penting agar anak-anak panti bisa merasakan kebahagiaan Natal tahun ini. Melalui perayaan Natal, anak-anak panti asuhan semakin bersemangat menjalani hari esok.
Anton Ahmad Saragih pada kesempatan tersebut mengisahkan, dirinya bersama adiknya, mantan Bupati Simalungun, JR Saragih sudah ditinggalkan ayah mereka ketika mereka masih kacil. Ketika ayah mereka meninggal, Anton Achmad Sargih masih berusia 10 tahun atau kelas lima Sekolah Dasar (SD). Sedangkana adiknya, JR Saragih masih berusia delapan bulan.
“Pada masa itu, saya pernah raguk apakah bisa melanjutkan sekolah karena tidak memiliki ayah dan terpaksa terpisah dengan saudara-saudara saya. Melalui pengalaman saya ini, saya meminta anak-anak panti tetap bersabar, terus semangat belajar dan berdoa serta tidak pernah menyerah untuk meraih cita-cita,”katanya. (Sidea/Rades/DS).

Tidak ada komentar
Posting Komentar