Pengurus Partuha Maujana Simalungun Kota Pematangsiantar menyematkan gotong (topi adat Simalungun) kepada Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi (kiri) pada syukuran di rumah dinas Wali Kota Pematangsiantar, Sumut, Sabtu (26/7/2025).(Foto : DiskominfoSiantar).

(SimalungunDearBarita.Com, Pematangsiantar) – Keluarga besar Partuha Maujana Simalungun (PMS) Kota Pematangsiantar mengadakan silaturahmi dan syukuran dengan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH, MKn di rumah dinas Wali Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (26/7/2025).

Silaturahmi tersebut diawali dengan ritual maranggir (membersihkan diri menggunakan percikan air jeruk purut). Silaturahmi dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMS Kota Pematangsiantar, Alex Hendrik Damanik dan jajarannya, pengurus DPC PMS Kota Medan, PMS Kabupaten Simalungun, PMS Kota Tebing Tinggi dan Pembantu Anak Cabang (PAC) PMS se-Kota Pematangsiantar.

Turut hadir pada silaturahmi tersebut, Kapolres Pematangsiantar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sah Udur Togi Marito Sitinjak, SH, SIK, MH, Danrem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Agus Supriyono, SE, MHan, Danyonif 122/Tombak Sakti, Letkol Inf Wahidin Sobar, SSos, MSc dan Danrindam I/Bukit Barisan.

Wesly Silalahi menyambut baik silaturahmi dengan PMS tersebut. Silaturahmi tersebut merekatkan rasa kekeluargaan antara masyarakat adat Simalungun dengan jajaran Pemerintah Kota (pemkot) Pematangsiantar.

Turut Wesly Silalahi, silaturahmi dan ucapan syukur tersebut menjadi momentum memperkuat tali silaturahmi, mempererat persaudaraan dan membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan para tokoh adat dan budaya.

"Kami meyakini nilai-nilai kearifan lokal yang dijaga dan dilestarikan PMS Simalungun Kota Pematangsiantar merupakan pilar penting menjaga harmoni sosial dan memperkuat jati diri Kota Pematangsiantar,”katany.

Wesly Silalahi mengatakan bangga bisa hadir di tengah-tengah para tokoh adat dan masyarakat Simalungun yang senantiasa menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelestarian budaya dan kebersamaan dalam pembangunan.

Dihar (pencak silat) Simalungun ditampilkan menyambut rombongan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi  pada syukuran dengan Pengurus Partuha Maujana Simalungun Kota Pematangsiantar di rumah dinas Wali Kota Pematangsiantar, Sumut, Sabtu (26/7/2025).(Foto : DiskominfoSiantar).

Rumah Bersama

Menurut Wesly Silalahi, Kota Pematangsiantar merupakan rumah bersama. Kota yang kaya akan keberagaman suku, agama dan budaya. Namun selalu mengedepankan nilai toleransi, kebersamaan dan saling menghargai.

"Beberapa waktu lalu, Pematangsiantar mendapat peringkat lima Indeks Kota Toleransi di Indonesia. Ini membuktikan toleransi di Kota Pematangsiantar senantiasa dirawat dan dijaga," katanya.

Wesly Silalahi mengatakan, dirinya bersama Pemkot Pematangsiantar terus mendorong pembangunan yang Cerdas, Sehat, Kreatif dan Selaras sesuai visi untuk Pematangsiantar lebih baik.

"Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa PMS Kota Pematangsiantar selama ini. Doa, nasehat dan bimbingan para orang tua dan tokoh adat menjadi kekuatan moral bagi kami menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai pemimpin,"ujarnya.

Wesly Silalahi mengajak segenap jajaran PMS Kota Pematangsiantar dan PMS se-Sumut bergandengan tangan membangun Kota Pematangsiantar yang lebih maju, berbudaya dan bermartabatdengan tetap berakar kuat pada nilai-nilai adat dan budaya Simalungun.

“Semoga acara syukuran ini membawa keberkahan bagi kita semua dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat dalam semangat gotong royong,"kataya.

Ucapan Sykur

Sementara itu, Ketua DPC PMS Kota Pematangsiantar, Alex Hendrik Damanik pada kesempatan tersebut mengatakan, silaturahmi dan syukuran dengan Wali Kota Pematangsiantar tersebut sebagai bentuk ucapan syukur PMS atas terpilihnya Wesly Silalahi memimpin Kota Pematangsiantar.  

"Semoga Bapak Wali Kota Wesly Silalahi selalu sehat, panjang umur dan dilindungi Tuhan. Selamat bertugas, semoga sukses memimpin Kota Pematangsiantar. Terima kasih sudah memberikan waktu dan fasilitas untuk acara ini,"katanya.

Menurut Alex Hendrik Damanik, PMS merupakan lembaga pemangku adat dan cendekiawan Simalungun. PMS tingkat pusat dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Marsiaman Sinaga. PMS siap mendukung Wesly Silalahi mengemban tugas sebagai Wali Kota Pematangsiantar mewujudkan visi Cerdas, Sehat, Kreatif dan Selaras.

Alex Hendrik Damanik yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Pematangsiantar mengharapkan Wesly Silalahi memberikan ruang kepada PMS memajukan Kota Pematangsiantar melalui peraturan daerah (perda) tentang kearifan lokal budaya Simalungun. Perda tersebut penting membangun jati diri Simalungun.

Dikatakan, melalui semangat Sapagambei Manoktok Hitei (Bersama-sama Membangun), PMS Kota Pematangsiantar siap memfasilitasi Pemkot Pematangsiantar menyusun perda kurikulum muatan lokal melalui Focus Group Discussion atau FGD guna mengembangkan seni dan budaya Simalungun.

Kurikulum Budaya

Menurut Alex Hendrik Damanik mengatakan, perda tersebut akan memuat beberapa poin penting. Di anMtaranya mewajibkan setiap Sekolah Dasar (SD) dan siswa Sekolah Menengah Atas ( SMP) memberikan pelajaran budaya dan bahasa Simalungun. Sedangkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Pematangsiantar wajib mengenakan pakaian adat Simalungun di salah satu hari kerja dalam seminggu.

"Kami juga mengharapkan Pemkot Pematangsiantar memberikan atensi kepada putra-putri Simalungun membangun Kota Pematangsiantar,”kataya.

Sementara itu, Wakil DPP PMS Amsar Saragih mengatakan, beberapa provinsi dio Indonesia seperti DI Yogyakarta dan Bali memmberikan perhjatian besar melestarikan seni budaya. Kedua provinsi itu bisa menjadi contoh bagi Kota Pematangsiantar melestarikan budaya Simalungun.

Amsar Saragih mengatakan, untuk menunjukkan eksistensi etnis di suatu daerah bisa melalui bidang politik, ekonomi dan  sejarah. Dia berharap setelah berdirinya Monumen Raja Sang Naualuh Damanik, ke depannya bisa ada Museum Raja Sang Naualuh Damanik di Kota Pematangsiantar.

"Jadi kita ingin agar Bapak Wali Kota Pematangsiantar meneguhkan jati diri Simalungun di Kota Pematangsiantar,”katanya.  

Pada kesempatan tersebut, PMS Kota Pematangsiantar menyematkan seperangkat pakaian dan makanan adat Simalungun kepada Wesly Silalahi dan keluarga. Wesly Silalahi diharapkan bisa menjalankan amanah memimpin Kota Pematangsiantar.

Wesly Silalahi juga diharapkan bisa meneladani kepemimpinan Raja Siantar, Raja Sang Naualuh Damanik, yakni pengasih, pelayan, jujur, berani, bertangung jawab, teguh pendirian, saling menghormati dan membangun. (SDB/Rades/DPs).