(Matra, Simalungun) – Sedikitnya 2.000 orang pekerja rentan (buruh pabrik) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori (Desa) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mendapatkan jaminan sosial ketenaga-kerjaan. Penyerahan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga-kerjaan kepada ribuan pekerja rentan di KEK Sei Mangkei diserahkan Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution, SE, MM secara simbolis kepada dua orang pekerja ketika mengunjungi KEK Sei Mangkei, Simalungun, Kamis (9/10/2025).
Pada kesempatan itu dilakukan juga penanda-tanganan Dokumen Perjanjian Kerjasama (Memorandum of Understanding/MoU) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan KEK Sei Mangkei, PT KINRA dan BPJS Ketenaga-kerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada perusahaan di KEK Sei Mangkei, penyerahan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan kepada perwakilan kepala daerah, yakni Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara.
Kunjungan Bobby Nasution ke KEK Sei Mangkei turut dihadiri Kepala Administrator KEK Sei Mangkei, Elfi Haris, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, I Nyoman Suarjaya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut, Ir Yuliani Siregar, MAP dan Direktur PT KINRA Arief Budiman.
Kemudian hadir juga Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH, MKn, Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, ST, Wakil Bupati Batubara, Syafrizal, SE, MAP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan, SE, MM, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Pematangsiantar, Robert Sitanggang, SSTP, MSi dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pematangsiantar, Johannes Sihombing, SSTP, MSi.
Putra Daerah
Bobby Nasution pada kesempatan itu mengatakan, perjanjian kerja sama Pemprov Sumut dengan PT KINRA dimaksudkan memastikan tenaga kerja yang diserap di KEK Sei Mangkei merupakan putra daerah atau berasal dari Provinsi Sumut. Perjanjian kerja sama tersebut sudah berjalan.
Disebutkan, hingga 2 Oktober 2025 sudah hampir dua ribu direkrut perusahaan di KEKSei Mangkei. Targetnya, 3.000 orang lagi tenaga kerja asal Sumut akan diserap KEK Sei Mangkei. Sedangkan tahun 2026, jumlah tenaga kerja yang bisa diserap di KEK Sei Mangkei mencapai 10.000 orang.
“Sudah ada perjanjian kerja sama dan kepastian. Pemprov Sumut siap mendukung usaha dan kawasan usaha guna meningkatkan ekonomi masyarakat Sumut. Dukungan itu penting agar KEK Sei Mangkei bisa berkembang lebih baik dan tumbuh dengan cepat,”katanya.
Menurut Bobby Nasution, guna menjamin kelancaran transportasi ke KEK Sei Mangkei, kerusakan jalan ke kawasan industri itu perlu segera diperbaiki. Baikjalan provinsi mapun kabupaten. Perbaikan jalan provinsi ke Sei Mangei akan diperbaiki tahun depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut, Ir Yuliani Siregar pada kesempatan itu menjelaskan, selama tahun 2025 Pemprov Sumut memberikan perlindungan kepada 20.829 pekerja rentan di Sumut. Mereka merupakan pekerja di perkebunan kelapa sawit seperti pendodos (pemanen buah) dan pengangkut kelapa sawit.
Menurut Yuliani Siregar, MoU Pemprov Sumut dengan KEK Sei Mangkei akan menyerap 3.000 orang tenaga kerja di tahun 2025. Saat ini, sudah terserap 2.000 orang tenaga kerja. Jumlah tersebut akan berkembang terus hingga Desember 202, dan bisa melebihi target.
“Kami juga memberikan apresiasi atas kebijakan Gubernur Sumut yang sudah menempatkan 10 orang atlet Sumut yang berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 bekerja di di KEK Sei Mangkei. Pemberian pekerjaan tersebut merupakan bonus atas prestasi atlet,”katanya.
Sementara itu, Direktur PT KINRA, Arief Budiman mengatakan, pihaknya terus meningkatkan komitmen mendukung visi dan misi pemerintah daerah dan pemerintah pusat memajukan industry di Sumut. Peningkatan investasi di bidang industri tersebut sangat penting membuka lapangan kerja baru.
“Sinergi (kerja sama) pemerintah daerah dan pemerintah pusat menembangkan nivestasi di bidang industry merupakan kunci keberhasilan KEK Sei Mangkei menjadi pusat industri,”katanya. (Matra/RS/DPS). (Dikutip dari : medialintassumatera.net)

Tidak ada komentar
Posting Komentar