(SimalungunDearBarita.Com, Sungaibuaya) – Wilayah Tanah Melayu Kabupaten Serdangbedagai yang dulu masuk Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu lading Pekabaran Injil yang diusung Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). Wilayah Serdangbedagai menjadi sasaran misi Pekabaran Injil GKPS karena di wilayah tersbeut terdapat banyak kantong-kantong permukiman warga masyarakat Simalungun.
Salah satu kantong warga (komunitas) Kristen Protestan Simalungun di wilayah Kabupaten Serdangbedagai, yakni Desa Sungaibuaya, Kecamatan Silindak. GKPS Sungaibuaya masuk wilayah pelayanan GKPS Resort Serdang II, Distrik VIII Serdang. Di GKPS Resort Serdang II, GKPS Sungaibuaya yang memiliki jumlah warga jemaat sekitar 305 jiwa bergabung dengan enam jemaat lainnya.
Masing-masing jemaat GKPS Jandi Matogap dengan jumlah warga jemaat 127 jiwa, GKPS Dalam Saribu (140 jiwa), GKPS Bandar Jadi (237 jiwa), GKPS Damak Galugur (75 jiwa), GKPS Kulasar (198 jiwa) dan GKPS Nagori Simapang (173 jiwa).
Jemaat GKPS Sungaibuaya berdiri 7 September 1953. Bertepatan dengan bulan Olob-olob 122 Tahun Injil di Simalungun, medio Setember 2005 ini, GKPS Sungaibuaya pun merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 72, Minggu (7/9/2025). Perayaan HUT ke-72 GKPS Sungaibuaya tersebut berlangsung dalam suasana sederhana.
Perayaan HUT ke-72 GKPS Sungaibuaya tersebut diawali dengan ibadah bersama di GKPS Sungaibuaya, Minggu (7/9/2025). Pengkhotbah yang diundang pada HUT ke-72 GKPS Sungaibuaya tersebut, Kepala Bagian Humas Kantor Sinode (Pusat) GKPS, Pdt Bima Gustav Saragih, STh yang pernah melayani di GKPS Sungaibuaya.
Ibadah perayaan HUT ke-72 GKPS Sungaibuaya yang dihadiri sekitar 200 orang disemarakkan dengan penampilan paduan suara Seksi Inang GKPS Sungaibuaya membawakan lagu “Sai Lambin Surung” Ciptaan Pdt Ito Belihar Purba, STh, MSn. Seusai ibadah dilanjutkan dengan penggalangan dana melalui lelang dan acara kekeluargaan dengan makan bersama.
Ketua Majelis Jemaat GKPS Sungaibuaya, St G Damanik pada kesempatan itu menyampaikan sekilah sejarah perjalanan GKPS Sungaibuaya. Menurut St G Damanik, Pekabaran Injil di Sungaibuaya mulai dilakukan Parguru Saksi Kristus (PSK) tahun 1950. Pendeta yang melakukan misik Pekabaran Injil ke Sungaibuaya dan daerah lain di Serdang, yakni Pdt J Wismar Saragih, Pdt Wilmar Saragih dan Pdt Karpensius Purba.
Tiga tahun setelah kunjungan ketiga pendeta GKPS putra Simalungun tersbeut, yakni 4 September 1953, didirikanlah Huria Kristen Batak Protestan Simalungun (HKBP) Simalungun Sungaibuaya. Kemudian tahun 1956, HKBP Simalungun Sungaibuaya resmi menjadi GKPS. Setelah Pekabaran Injil berlangsung di wilayah Serdang 1950 – 1960 – an, GKPS Sungaibuaya yang pertama didirikan.
“Kita berharap, GKPS Sungaibuaya terus berkembang dan eksis menjadi tonggak dan benteng Pekabaran Injil di wilayah Serdangbedagai. Untuk mewujudkan cita-sita tersebut, kebersamaan, persekutuan jemaat harus terus diperkuat. Kemudian pelayanan dan kesaksian pun perlu terus ditingkatkan,”katanya.
Sementara itu, Pdt Bma Gustav Saragih, STH dalam khotbahnya pada ibadah peringatan HUT ke-72 GKPS Sungaibuaya tersebut mengatakan, perjalanan panjang Pekabaran Injil di Sungaibuaya dan Serdang hendaknya dijadikan motivasi untuk meningkatkan pelayanan. Para pelayan dan warga jemaat GKPS Sungaibuaya harus bisa melanjutkan tongkat estafet pelayanan di daerah Serdang, khususnya di wilayah pelayanan GKPS Resort Serdang II, Distrik VIII.
“Kita melanjutkan pengabdian dan pelayanan para pelayan atau misionaris terdahulu agar GKPS Sungaibuayatetap bisa menjadi saksi Kristus di tengah kehidupan masyarakat modern ini. Untuk itu, seluruh pimpinan, majelis dan anggota jemaat GKPS Sungaibuaya harus terus meningkatkan kerja sama, saling menopang dalam pelayanan maupun kehidupan sehari-hari,”katanya. (SDB/Rades).


Tidak ada komentar
Posting Komentar