(SimalungunDearBarita.Com, Simalungun) – Kebakaran pasar tradisional Pajak Baru, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menimbulkan kerugian pedagang hingga miliaran rupiah. Kebakaran yang terjadi Senin (18/8/2025) siang tersebut menyebabkan sebanyak 140 kios pedagang dan bangunan pasar hangus dilalap si jago merah.
Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih ketika meninjau lokasi kebakaran pasar Serbelawan, Senin (18/8/2025) malam mengatakan, pihaknya akan segera membangun kembali pasar yang terbakar tersebut supaya pedagang bisa berjualan kembali.
“Saya memastikan bangunan pasar yang merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan dibangun kembali melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag). Pedagang tidak akan kita biarkan kehilangan tempat usaha terlalu lama,”katanya.
Pada kesempatan itu, Anton Achmad Saragih yang didampingi Kapolres Simalungun, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Marganda Aritonang dan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga (PKK) Simalungun, Hj Darmawati Anton Achmad Saragih memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada para pedagang korban kebakaran.
Anton Achmad Saragih pada kesempatan tersebut mengimbau masyarakat lebih berhati-hati menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran. Warga harus hati-hati membakar sampah, menggunakan obat nyamuk bakar dan penggunaan listrik dalam rumah
“Kita harus waspada karena penyebab kebakaran kali ini adalah hal sepele, yaitu membakar sampah. Kalau sudah terbakar, warga masyarakat yang paling menderita dan rugi,”katanya.
Anton Achmad Saragih mengatakan, ketika pasar tersbeut terbakar, dirinya bersama isteri berada di Desa Kutambaru, Kabanjahe untuk berziarah ke makam ibunya. Menetahui kebakaran tersbeut, Anton Achmad Sargih pun langsung ke lokasi kejadian dengan perjalanan satu jam dari Kabanjahe.
Pembakaran Sampah
Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar,
Supardi pada kesempatan tersebut mengatakan, kebakaran pasar tradisional Pajak
Baru, Kelurahan Serbelawan terjadi Senin (18/8/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Kebakaran
barubisa dipadamkan Senin petang dengan mengerahkan delapan mobil pemadam
kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun,
PT Bridgestone, PT STTC dan Pemeritah Kota (Pemkot) Pematangsiantar.
Disebutkan, kebakaran pasar Serbelawan tersebut berawal dari pembakaran sampah di sekitar pasar. Akibat tiupan angin dan sampah kering, api cepat membesar dan menyambar bangunan kios pasar. Sekitar 140 kios pedagang dan bangunan pasar hangus terbakar karena angin kencang dan bangunan pasar yang sebagian besar kayu sangat mudah terbakar.
Akibat kejadian ini, sebanyak 100 loods dan 40 kios dilaporkan hangus terbakar. Nilai kerugian belum dapat dipastikan karena jenis dagangan yang terbakar sangat beragam, mulai dari sepatu, sembako, hingga barang kebutuhan lainnya.
Seorang pedagang korban kebakaran pasar Serbelawan, Suzalli Bakkah mengatakan sangat terbantu menerima bantuan paket kebutuhan pokok dari Bupati Simalungun. Suzalli Bakkah juga meminta Pemkab Simalungun segera membangun pasar tersebut.
“Kami mohon, Pak kios kami yang hangus terbakar bisa segera dibangun kembali agar kami bisa berjualan. Kami menggantungkan hidup dari usaha berdagang di pasar ini,”katanya.
Menanggapi permintaan pedagang tersebut, Bupati Simalungun memerintahkan Camat Dolok Batunanggar memfasilitasi pertemuan dengan para pedagang guna membahas lokasi sementara untuk berjualan.
“Hari ini, Selasa (19/8/2025), Camat Dolok Batunanggar memfasilitasi pertemuan dengan para pedagang membahas tempat sementara pedagang berjualan,”katanya. (SDB/Rades/Ds).


Tidak ada komentar
Posting Komentar