Bupati Simalungun, H Anton Acmad Saragih ketika meninjau kondisi irigasi di Desa Pamatanggajing, Kecamatan Gunungmalela, Simalungun, Sumut, Minggu (27/7/2025). (Foto : DiskominfoSimalungun).

(SimalungunDearBarita.Com, Simalungun) – Warga Desa (Nagori) Pematanggajing, Kecamatan Siantar, Kabupaten Gunungmalela, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun memperbaiki saluran irigasi pertanian di desa mereka. Perbaikan irigasi yang sudah lama rusak tersebut dinilai pewnting mencegah banjir sekaligus menjamin ketersediaan air ke persawahan petani.

Permintaan itu disampaikan Kepala Desa (Pangulu Nagori) Pamatanggajing, Amri Saragih kepada Bupati Simalungun, Dr H Anton Acmad Saragih yang berkunjung ke Desa Pamatanggajing, Minggu (27/7/2025). H Anton Achmad Saragih berkunjung ke Desa Pamatanggijing bersama isteri Ny Darmawati Anton Achmad Saragih melihat kegiatan gotong – royong warga memperbaiki jalan desa.

Turut hadir pada kunjungan tersebut, jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Simalunun dan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Simalungun, Andri Rahadian.

Amri Saragih pada kesmepatan itu mengatakan, selama ini banyak warga desa mengeluhkan kondisi pintu air yang rusak dan irigasi yang mengalamai sedimentasi. Kondisi tersebut membuat petani sulit mendapatkan air untuk sawah dan selalu rawan banjir setiap musim hujan.

“Sungai yang ada di desa ini sudah lama mengalami sedimentasi. Pintu air juga sudah lama rusak. Karena itu perbaikan pintu air untuk pembuangan sendimen di saluran irigasi Gajing Masilom, pengerukan sendimen dan pembuatan jembatan di atas irigasi Gajing Masilom perlu segera dilakukan. Ini penting memudahkan penyaringan sekaligus pembanguan sendimen,”katanya.

Menanggapi permintaan Kepala Desa Pamatanggajing tersebut, Anton Achmad Saragih dan rombongan langsung menuju lokasi irigasi yang dimaksud Pangulu Nagori Pamatanggajing. Di lokasi irigasi, Anton Achmad Saragih melihat langsung tingginya sendimen di saluran irigasi sehingga menyebabkan air irigasi itu tidak lancar mengalir.

"Ini akan secepat mungkin kita tindak lanjuti. Jangan sampai petani kesulitan air untuk sawah mereka dan tidak sampai terjadi banjir di musim hujan. Irigasi Gajing Masilom merupakan sumber air ke areal persawahan masyarakat Nagori Pamatanggajing dan Nagori Bandarsiantar,”katanya.

Menurut Anton Achmad Saragih, dirinya pernah singgah di Desa Pamatanggajing sebelum menjadi Bupati Simalungun. Dia terkesan dengan seorang warga yang berusaha keras menghidupi keluarga di Huta III, Desa Pamatanggajing, yakni Ny Yanti, seorang pemilik warung bakso dan pembuat gula merah.

Pada kunjungan itu, Anton Achmad Saragih bersama rombongan pun pun menyempatkan diri makan bakso di warung Ny Yanti. Saat itu Anton Achmad Sargih juga didampingi Camat Gunung Malela, Roy Gozali Sidabalok, Pangulu Pamatanggajing dan sejumlah warga. Suasana kekeluargaan antara Anton Achmad Saragih, Ny Yanti dan warga pun tampak terjalin erat penuh kebersamaan. (SDB/Rades).