Penari Simalungun Home Dancer (Sihoda) menampilkan tari nusantara pada "Siantar Culture Show" di lapangan H Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (11/7/2025) malam. (Foto : DiskominfoSiantar).
(SimalungunDearBarita.Com, Pematangsiantar) – Kekayaan seni budaya di tengah masyarakat Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadi salah satu potensi yang terus dikembangkan untuk mengairahkan dunia pariwisata di kota yang sering disebut “Siantar Man” tersebut.
Hal itu terekam melalui Siantar Culture Show (Pergelaran Seni Budaya) di lapangan H Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (11/7/2025) malam. Beraneka ragam seni budaya yang hidup di tengah masyarakat Kota Pematangsiantar yang majemuk dipentaskan pada pergelaran seni budaya tersebut.
Ada seni budaya Simalungun, Toba, Karo, Melayu, Jawa, Tionghoa dan etnis lainnya. Pementasan berbagai seni budaya pada Siantar Culture Show tersebut mendapat sambutan antusias dari ribuan warga masyarakat kota itu. Pergelaran seni budaya itu sendiri diawali dengan penampilan tarian pembuka, tortor sombah (tarian menyembah tamu) dari etnis Simalungun.
Siantar Culture Show yang berlangsung tiga hari, Jumat – Minggu (11 – 13/7/2025) tersebut dimeriahkan grup tari asal Kota Pematangsiantar, Simalungun Home Dancer (Sihoda) yang sudah meraih banyak penghargaan lomba tari tingkat interasional. Kemudian grup band Kota Pematangsiantar, Siantar Rap Foundation, Joker Reborn, Bloodnesia dan artis Simalungun - Siantar, Joel Purba dan Qalam Jihad.
“Tortor Sombah” (Tarian menyembah) Simalungun mengawali pembukaan "Siantar Culture Show" di lapangan H Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (11/7/2025) malam. (Foto : DiskominfoSiantar).
Pergelaran seni budaya tersebut turut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn, Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Hj Herlina, jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayan Kota Pematangsiantar, pemerintah kecamatan dan kelurahan se-Kota Pematangsiantar.
Wesly Silalahi pada kesempatan itu mengatakan, event (kegiatan) seni budaya, Siantar Culture Show merupakan implementasi kolaborasi (kerja sama) antara pertunjukan seni budaya dan teknologi digital. Pergelaran seni budaya tersebut melibatkan para seniman, musisi, sanggar seni budaya dan komunitas anak muda kreatif Kota Pematangsiantar.
“Siantar Culture Show tahun 2025 merupakan pergelaran seni budaya yang ketiga. Siantar Cultur Show juga sukses digelar tahun 2023 dan 2024. Kami berharap even seni budaya ini dapat semakin besar dan dikenal hingga dapat menjadi even budaya berskala nasional,”ujarnya.
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi (dua dari kanan) memukul gong pembukaan “Siantar Culture Show” di lapangan H Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (11/7/2025) malam. (Foto : DiskominfoSiantar).
Disebutkan, Kota Pematangsiantar dikenal sebagai kota toleransi serta memiliki keberagaman etnis dan budaya. Potensi ini dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata Kota Pematangsiantar. Pergelaran seni budaya tersebut perlu dikembangkan secara nasional dengan melibatkan seniman, musisi dan budayawan tingkat nasional.
Wesly Silalhi mengatakan, penyelenggaraan Siantar Culture Show 2025 didukung berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perbankan, TNI, Polri dan berbagai elemen masyarakat.
"Kami mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat dan para donatur hingga kegiatan seni budaya ini berlangsung sukses. Kami juga menghartapkan seluruh warga masyarakat bisa terhibur,”katanya. (SDB/Rades).



Tidak ada komentar
Posting Komentar