(SimalununDearBarita, Sipolha) – Karya Bakti TNI Komando Distrik Militer (Kodim) 0207/Simalungun (Sml) berhasil membangun jalan sekitar 6,5 kilometer (km) di Kelurahan Sipolha Horisan, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Pembangunan jalan itu dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun.
Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih ketika meninjau pembangunan jalan tersebut bersama Dandim 0207/Sml, Letkol Inf Slamet Faozan, Senin (7/7/2025) mengatakan, percepatan pembangunan jalan di daerah pedesaan tersebut dimaksudkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan Karya Bakti TNI tersebut juga sebagai langkah meningkatkan infrastruktur jalan di kawasan objek wisata Danau Toba,”katanya.
Anton Achmad Saragih mengharapkan, pembangunan jalan tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke ojek wisata Danau Toba, khususnya di Kelurahan Sipolha Horisan. Potensi itu ada karena jalan tersebut berada di pinggiran Danau Toba yang memiliki panorama asri dan indah.
Dikatakan, pembangunan jalan sepanjang 6,5 km melalui kegiatan Karya Bakti TNI tersebut menghubungkan Kelurahan Sipolha Horisan menuju Dusun (Huta) Siloutu Nagori (Desa) Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.
Pengerjaan jalan itu sudah dimulai sejak 19 Mei 2025 lalu dan ditargetkan selesai pada bulan Juli 2025 ini. Pembangunan jalan tersebut melibatkan personil babinsa sebanyak 60 orang dan masyarakat sekitar sebanyak 48 orang. Dari 6,5 km jalan yang dibangun, sebanjang 3,5 merupakan pengerjaan cukup berat.
Menurut Anton Achmad Saragih, selain mengerjakan pembangunan jalan, Karya Bakti TNI di daerah itu juga mengerjakan gorong-gorong (saluran air di bawah badan) sebanyak 19 unit dengan ukuran lebar 1-2 meter x 4 meter dan mengerjakan drainase jalan.
Sementara itu, Dandim 0207/Sml, Letkol Inf Slamet Faojan mengatakan, pengerjaan jalan tersebut dilakukan atas kerja sama TNI dengan Pemkab Simalungun. Sebelumnya jalan tersebut tidak bisa dilewati kendaraan. Akibatnya masyarakat setempat kesulitan melakukan aktifitas terutama hendak ke ladang maupun ke kota.
"Akibat jalan tidak ada, warga harus naik perahu melalui danau. Saat ini, jalan ini sudah bisa dilewati masyarakat untuk mengangkut hasil bumi, ke ladang dan juga dalam aktifitas sehari-hari,"katanya.
Slamet Faojan mengharapkan, pembangunan jalan tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama yang ada di Kelurahan Sipolha Horisan. Jalan tersebut dekat dengan Dabu Toba, sehingga dapat menarik minat wisatawan ke Danau Toba.
Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sipolha Horisan, Rikkot Damanik menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Simalungun dan kerja keras TNI membangun jalan di daerah mereka.
“Kami mengharapkan, jalan ini natinya bisa segera diaspal agar warga bisa melintasi jalan menggunakan kendaraan dengan aman dan lancar,”katanya. (SDB/Rades).

Tidak ada komentar
Posting Komentar